Keterangan Gambar : Polres Tubaba Tertibkan Truk Odol yang Sebabkan Jalan Rusak (mitra)
MITRA TV LAMPUNG.COM - Tubaba
Rusaknya jalan kabupaten dan provinsi di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) penyebab utama truk (Over Dimension Over Load/ODOL) milik Perusahaan.
"Gimana jalan gak hancur, yang melintas jalan di Tubaba penyebab utama aktivitas kendaraan berat roda 10," tegas H. Putra Jaya Umar.
Hal ini ditegaskan Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Golkar, H. Putra Jaya Umar.
Banyaknya keluhan warga terkait lubang-lubang maut yang menghiasi urat nadi penghubung antar-Tiyuh di Tubaba.
H. Putra Jaya Umar meminta seluruh elemen masyarakat, termasuk awak media, untuk tidak takut bersuara. Ia berharap warga mendokumentasikan setiap kendaraan berat yang melanggar tonase dan mengirimkannya langsung kepada dirinya.
"Rakyat jangan mau kalah dengan korporasi! Jalan ini milik rakyat. Saya menghimbau kepada masyarakat, jika melihat kendaraan bermuatan berlebih, foto dan videokan, viralkan! Kirim ke kami. Jangan takut, karena jika kita biarkan, jalan kita akan semakin hancur dan memakan korban jiwa," tegas politisi senior Golkar tersebut.
H. Putra mengungkapkan bahwa dirinya telah menemui Kapolres Tubaba untuk membahas langkah konkret penertiban kendaraan ODOL. Ia mengingatkan bahwa dalam undang-undang, pemerintah bisa dituntut jika membiarkan jalan rusak hingga menyebabkan kecelakaan.
"Jika ada masyarakat kecelakaan akibat jalan berlubang di jalan provinsi, yang dituntut adalah Gubernur dan Kadis PU Provinsi. Jika di kabupaten, maka Bupati dan Kadis PU-nya. Kita harus ambil sikap, jangan sampai keuntungan perusahaan dibayar dengan nyawa warga atau rusaknya fasilitas umum," imbuhnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan jalan yang sangat memprihatinkan.
Aspal yang hancur dan lubang dalam yang tergenang air menjadi jebakan berbahaya, terutama bagi pengendara sepeda motor dan petani yang hendak mengangkut hasil bumi.
"Kami tidak melarang perusahaan beroperasi, tapi tolong patuhi aturan kelas jalan. Perusahaan jangan hanya ambil untung, tapi pikirkan juga masyarakat pengguna jalan di Tubaba ini," tandasnya.
(rls/tamrin)
Tulis Komentar