Keterangan Gambar : Masyarakat Giriklopomulyo rembuk pekon mempertahankan tanah rawa wiru
MITRA TV LAMPUNG.COM - Sekampung. Masyarakat Desa Giriklopomulyo yang terdiri dari para pemuda, tokoh agama, tokoh adat, tua-tua kampung, pemerintah desa berkumpul di Balai Desa Giriklopomulyo, Kecamatan Sekampung Lampung Timur, Senin malam (03/06/24) sekitar pukul 19.30.
Masyarakat sepakat mempertahankan Aset Desa Giriklopomulyo berupa Tanah Rawa Wiru yang diklaim milik oknum warga yang tidak bertanggungjawab dan kini masih bersengketa di pengadilan.
Hadir pada acara itu antara lain, Babinkamtibmas, Babinsa setempat. Hadir juga H.Kemari.,SH.MH., dan rekan Kuasa Hukum warga atas undangan pemerintah kampung.
Informasi yang dihimpun tim liputan Mitra TV Lampung, tanah Desa Rawa Wiru yang dimiliki Desa Giriklopomulyo sejak puluhan tahun lalu, saat ini terdampak genangan air akibat pembangunan Bendungan Margatiga.
Tanah tersebut diklaim milik beberapa oknum warga Giriklopomulyo, setelah melihat nilai ganti rugi yang mencapai miliaran rupiah dari nilai uang ganti rugi tersebut.
Setelah digugat beberapa kali di Pengadilan Negeri Sukadana hingga ke Pengadilan Tinggi Tanjung Karang oleh Oknum Warga yang diprovokasi oleh oknum Broker, baik ditingkat PN Negeri Sukadana dan PT Tanjungkarang warga memenangkan gugatan tersebut.
Atas Putusan Pengadilan tersebut maka warga berkumpul di Balai Desa Giriklopomulyo menyepakati, mereka tetap mempertahankan Rawa Wiru merupakan aset warga Giriklopomulyo.
Warga juga sepakat, akan mempergunakan uang ganti rugi tersebut sesuai peraturan dan kesepakatan bersama termasuk membeli lahan pengganti untuk aset desa yang terkena bendungan.
Usai rapat di balai desa malam itu Kuasa Hukum warga, H. Kemari.,SH.MH., menyatakan akan mengupayakan langkah-langkah hukum berikutnya guna mempertahankan hak-hak warga Giriklopomulyo.
"Kami Tim Kantor Hukum akan membantu dan mempertahankan aset desa tanah rawa wiru serta melakukan upaya hukum sesuai peraturan dan Undang-undang yang berlaku. Kami berharap warga tetap tenang, dan menjaga situasi agar tetap kondusif. Berdoa karena yang benar InnsyaAllah akan memperoleh kemenangan," ujar H. Kemari S.H, M.H penuh optimis.
(Fiko)
Tulis Komentar