Keterangan Gambar : Pencuri Potong Kabel PLN di Poncowati Lampung Tengah (aan)
MITRA TV LAMPUNG.COM - Terbanggibesar. Babinsa dan warga Poncowati berhasil menggagalkan aksi pencurian kabel listrik PLN, di Dusun A1 Kampung Poncowati, Kecamatan Terbanggibesar, Lampung Tengah, Kamis malam Jumat (18/04/24), sekitar pukul 18.30 Wib.
Pelaku yang diperkirakan lebih dua orang kabur begitu lampu senter warga menyorot ke arah perkebunan.
Warga menemukan kabel PLN kurang lebih 50 meter di bawah tiang listrik, yang sudah terpotong.
Oleh warga dan Babinsa Kopka Harnol Yuda kabel PLN itu kemudian diserahkan ke petugas PLN Bandarjaya, yang datang ke lokasi kejadian.
"Saya melihat kabel didepan rumah goyang. Merasa curiga lalu saya senter kearah kebun singkong, melihat ada cahaya para pelaku langsung kabur," ujar Jarna warga setempat.
Setelah itu, lanjut Jarna dirinya menghubungi Bhabinsa dan warga lainnya mengecek ke lokasi.
"Ternyata kabel sudah terpotong dan tinggal diangkut oleh para pelaku. Dilokasi juga kami menemukan 4 botol air mineral yang masih baru dan ditinggalkan para pelaku," jelasnya.

Bhabinsa Poncowati Kopka Harnol Yuda mengatakan, di Poncowati beberapa waktu lalu kabel serupa juga pernah hilang, lokasinya tidak jauh dari lokasi di Dusun A1 Poncowati.
"Sepekan ini kami mengintai gerak-gerik para pelaku, namun sulit untuk digerebek karena jam kerja mereka tak bisa ditebak, warga juga takut jika tak ada pendampingan aparat, dikhawatirkan para pelaku membawa senjata tajam," ujar Harnol Yuda.
Sunoto, petugas PLN Bandarjaya yang datang kelokasi, mengatakan dua kabel yang menggantung dari arah Poncowati menuju Bumimas, merupakan kabel tegangan menengah (TM). Satu kabel sudah ada arusnya dan satu lagi belum.
"Pencuri pinter milih yang belum ada arusnya yang diambil. Didalamnya ada kawat tembaga, sehingga laku dijual," ujar Sunoto.
Sunoto mengakui akhir-akhir ini maraknya aksi pencurian kabel PLN di wilayah Kecamatan Terbanggibesar. Namun, dirinya tak menepis jika para pelaku adalah orang yang paham dengan arus listrik, atau setidaknya pernah bekerja sebagai rekanan PLN.
"Ya mungkin para pelaku ini pernah ikut bekerja di PLN dalam pemasangan jaringan, karena dari cara kerjanya rapi dan profesional," pungkasnya.
( Aan Putra)
Tulis Komentar